Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, Empati berarti perasaan dimana kita ikut merasakan dan memahami orang lain.Atau lebih gampangnya empati berarti menempatkan diri seolah-olah menjadi seperti orang lain. Misalkan kita merasa kasihan melihat orang tua akan menyeberang sendiri di jalan raya. (More …)
Latest Updates RSS
-
arifah
-
arifah
Satu hari lagi, negara ini berusia 62 tahun. Usia yang sangat tua…bapak saya saja berusia sama dengan negri ini sudah tidak produktif lagi alias sakit-sakitan…tapi memang seusia bapak yang telah pensiun sudah saatnya menikmati hidupnya…anak-anaknyalah yang punya tanggungjawab untuk merawat dan membahagiakan beliau di masa tua nya…karena dulu beliau telah bekerja keras untuk keluarga…
Melihat usia kemerdekaan indonesia yang sudah 62 tahun seharusnya juga seperti bapak saat ini…saatnya menikmati kemerdekaan…maksudnya semua rakyat bisa bekerja enak, makan enak, sekolah gratis, berobat gratis…dalam artian rakyat ini bisa hidup layak…itu seharusnya!!!
Berbeda dengan kenyataanya….sampai sekarang yang menikmati masih para konglemerat dan para pejabat… masih hanya sebatas itu..Padahal berapa persen penduduk negeri ini yang jadi pejabat dan konglemerat? walaupun saya belum melakukan sensus, tapi saya yakin penduduk yang tidak menjadi pejabat dan konglemerat jauh lebih banyak.
Lalu, kalau di usia kemerdekaan yang ke 62 tahun saja baru segelintir rakyat yang dapat menikmati hidup, trus kapan seluruh rakyat ini bisa menikmati hidup??
Kalau saja tidak ada korupsi di negeri ini, mungkin semua rakyat bisa menikmati kemerdekaan negeri ini…
Tapi bagaimanapun juga keadaan negeri ini saya tetap mengucapkan ” Dirgahayu RI ke 62, Merdeka!!!
-
arifah
Delapan Kado Terindah Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat,dan tak perlu membeli ! Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi. (More …)
-
arifah
Bosan dengan tema lama, pengen ganti suasana blog…biar tambah semangat nulis…
-
arifah
“Ayah pakai baju ini ya…”atau “Ayah rambutnya lupa belum disisir tuh…”sering juga”ayah jangan lupa handphone n flashdisk nya”(suami saya sering lupa membawa dua benda tersebut yang sangat membantu pekerjaannya) itu kata-kata yang kerap kali saya ucapkan di pagi hari sebelum berangkat kerja…Disaat saya sibuk mempersiapkan diri sendiri yang kebetulan juga bkerja dan mempersiapkan anak yang “terpaksa” (karna seharusnya merawatnya adalah tugas saya, sebagai ibunya) menitipkan anak ke ibu (mertua), saya tak pernah lupa memperhatikan suami dan mengingatkannya jika ada yang beliau lupa.
Memang kata-kata tersebut tampak sederhana…tapi itu merupakan salah satu cara saya untuk mengungkapkan perhatian saya kepada suami…
Buat saya (dan semoga juga buat suami) perhatian kepada pasangan tidak perlu mahal.. Apalagi ketika sudah datang buah hati dalam keluarga kecil kita, terkadang memperhatikan pasangan terlupakan karena kesibukan mengurus si kecil. Padahal semakin bertambah nya usia pernikahan, kegiatan memberi perhatian kepada pasangan harus tetap terjaga…biar keluarga semakin mesra….hee…
Tapi ingat!! kegiatan memperhatikan tidak hanya dilakukan oleh salah satu pasangan, tapi oleh keduanya…jika pasangan kita lupa memberikan perhatian kepada kita…jangan menuntut, tetaplah memberinya perhatian…karna cinta bukan tuntutan tetapi ketulusan untuk memberi dan menerima…somoga kita semua mendapatkan barokahnya berumah tangga…
-
arifah
SPP per bulan sebuah SD Negeri di Surabaya Rp.50.000. Itu masih tingkat SD. Belum SMP dan SMA tentunya lebih mahal. Bagaimana anak-anak kita bisa menikmati pendidikan kalau orang tua mereka tidak sanggup membayar uang sekolah? (More …)