arifah
-
03:03:21 am on Februari 13, 2008 | # |
Setiap kali mendekati jadwal imunisasi untuk nadhira, hati ini resah membayangkan efek imunisasi yang menyebabkan demam pada nadhira. Sebenarnya walaupun badannya demam alhamdulillah nadhira gak pernah rewel. Paling juga diam aja. Tapi saya tetap sedih jika melihat anak yang biasanya cerah ceria menjadi diam karena demam.
Tapi kekhawatiran saya tidak terbukti setelah kemaren tanggal 8 februari nadhira mendapat imunisasi campak. Imunisasi wajib yang terakhir diberikan saat bayi berumur 9 bulan. Dan alhamdulillah nadhira tidak demam seperti imunisasi-imunisasi sebelumnya.
Padahal banyak yang bilang setelah mendapat imunisasi campak, bayi akan demam lebih tinggi dan lebih lama dari imunisasi yang lain. Makanya ketika tiba saatnya nadhira mendapatkan imunisasi campak saya khawatir, jangan-jangan anak saya nanti juga akan mengalami demam tinggi…sampai-sampai saya dan ayahnya gak berani membuat rencana jalan-jalan di akhir minggu seperti minggu-minggu biasanya karena kami mengira nadhira akan demam.(kebetulan jadwal imunisasi hari jumat. Sedangkan sabtu-minggu saya dan ayahnya libur kerja dan biasanya di akhir minggu kami akan jalan-jalan).
Akhirnya saya sekarang tahu bahwa imunisasi tidak selamanya menyebabkan demam pada anak. Mungkin itu tergantung kondisi anak. Kalau anak kita dalam kondisi fit, mungkin demam tidak terjadi.
Saran saya buat para ibu, jangan takut untuk meng-imunisasikan anaknya. Demam hanyalah efek sesaat dari imunisasi tapi dengan imunisasi akan melindungi anak kita dari banyak virus dan itu dalam jangka waktu lama…biarkan anak demam, dan nanti dia akan tahu manfaat imunisasi buat mereka…