Saya perhatikan, pendidikan kita tambah lama bukannya ambah bagus, tapi kok tambah kacau ya?
Apa yang salah dari pendidikan kita? UAN yang dijadikan pintu gerbang kelulusan malah dijadikan ajang pembodohan siswa. Yang ada pembocoran soal lah..ada yang guru kasih tau jawaban lah, ada yang siswa tidak dilarang contek-contekan. Wah… trus kalo gini terus gimana pendidikan kita bisa maju?
Masalah nya walaupun menggunakan sistem pengawas silang, tapi tetap saja guru saling kompromi untuk ngajarin siswa yang di awasi.
Sebenarnya guru ini ngajar supaya murid nya lulus atau agar muridnya pinter? jawabannya pasti ingin keduanya, ya pinter, ya lulus… tapi kalau caranya seperti ini apa malah gak dinamakan pembodohan?
Atau jangan-jangan si guru ini malu kalau dibilang gak berhasil mengajar karena muridnya gak lulus?
Kayaknya UAN memang bukan pilihan yang tepat untuk dijadikan patokan kelulusan siswa…
Mungkin tepat seandainya dibarengi dengan sebuah sportifitas (kayak olahraga saja pake spotifitas). Seandainya semua sama- sama sadar tentang tujuan pendidikan, mungkin UAN akan menjadi sebuah pilihan yang tepat.
Apa perlu pengawas UAN diambil dari polisi atau TNI? tapi juga bukan jaminan. Selama ada kemauan pasti ada jalan untuk melakukan kecurangan…