Jangan Khianati Perempuanmu

Fenomena perselingkuhan atau bahkan nikah tanpa sepengetahuan istri pertama semakin marak terdengar. Entah apa yang melatarbelakangi para suami untuk berbuat demikian. Tapi ada saja alas an yang mereka ciptakan sebagai alibi bahkan pembelaan dari apa yang telah mereka lakukan.

Niat awal menikah adalah membangun rumah tangga bahagia dan harmonis. Tapi memang keinginan tak selalu sejalan dengan kenyataan. Bisa dikatakan pula bahwa jalan mencapai kebahagiaan dalam pernikahan tak selalu mulus. Ujian berumah tangga pun akan muncul seiring dengan bertambahnya usia pernikahan.

Bagi pasangan yang mempunyai niat kuat dan suci membangun sebuah ikatan dalam lembaga perkawinan dan memiliki dasar keimanan yang kuat, Insya Alloh akan mampu melewati semua rintangan dengan baik. Mereka menyadari bahwa terkadang pasangan (suami atau istri) kita tak se sempurna yang kita harapkan. Bahkan terkadang mengecewakan kita. Tapi jika kita kembalikan pada niat awal pernikahan, kekecewaan semacam itu dapat diatasi, salah satunya adalah dengan menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan. Intinya bahwa komunikasi sangat penting dalam penyelesaian masalah. Saling terbuka, memuji setiap kebaikan yang dilakukan pasangan, juga mengingatkat kesalahan dan kekurangannya tanpa menyakiti. Dengan demikian pasangan kita akan mengerti apa mau kita dan sebaliknya.

Tapi tidak demikian dengan kenyataan yang ada. Ketika timbul satu masalah dalam pernikahan sebagian dari para suami cenderung lari dari masalah dengan jalan yang mereka pilih. Jika kecenderungan perempuan selalu ingin menyelesaiakn masalah dengan segera, maka sebaliknya seorang laki-laki memilih untuk menghindari masalah dan  mencari masalah baru. Perselingkuhan adalah salah satu cara suami menghindari masalah tanpa mereka sadari bahwa apa yang mereka lakukan akan menyebabkan masalah baru yang lebih besar.

Apalagi saat ini wahai para suami, sulit anda melakukan perselingkuhan dengan sembunyi-sembunyi. Karena dimanapun anda bersembunyi pasti akan ketahuan.

Feeling seorang istri sangat tajam untuk masalah ini. Apalagi berbagai media bisa digunakan untuk merekam perselingkuhan anda. Tapi kadang para istri memilih untuk diam dengan berbagai alasan. Mulai dari alasan anak, menjaga kehormatan keluarga dan sebagainya. Perempuan kadang memang tampak bodoh ketika harus diam dibalik pengkhianatan suami mereka. Bahkan ada yang memaafkan suami mereka dan menerimanya kembali.

Tidak salah jika perempuan berbuat demikian, karena memang perempuan sudah terbiasa menjadi korban atau mengorbankan dirinya demi orang lain, bahkan demi pengkhianatan suami tercinta yang sangat dihormati.

Tapi apakah selamanya perempuan akan tetap diam dan diam dalam ketersiksaan batin. Jika para istri telah banyak menjadi korban apakah para suami masih akan melakukan pengkhianatan dan menambah daftar istri yang tersakiti??

3 thoughts on “Jangan Khianati Perempuanmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s