Ketika Harus memilih…

Saat ini usia kandungan saya memasuki bulan ke enam. Ada kebahagiaan ketika menghitung semakin dekatnya kelahiran anak pertama ini. Yach..sebentar lagi Insya Alloh saya akan menjadi seorang ibu…Sebuah status yang pasti di impikan oleh semua perempuan….

Tapi dalam kehamilan yang semakin tua ini saya harus membuat keputusan untuk cuti dini. Jadi saya akan mengambil cuti selama 6 bulan dengan konsekuensi 3 bulan tanpa gaji. Keputusan ini saya ambil atas persetujuan suami dengan melihat kondisi kandungan saya yang tidak memungkinkan untuk tetap bekerja.

Saya sangat bersyukur ketika atasan mengabulkan permohonan cuti dini saya. Karena sayalah karyawan pertama yang mengajukan cuti dini. Banyak komentar dari teman-teman kerja. Dan ada beberapa yang simpatik dengan keputusan saya, tapi ada juga yang memandang sebelah mata terhadap keputusan ini….

Kadang saya bertanya, apakah kita tidak boleh membuat keputusan yang berbeda dalam hidup kita? toh keputusan ini juga berat saya ambil, mengingat saya adalah orang yang tidak bisa menganggur. Dan saya pun bingung “mau apa saya selama cuti panjang ini”?

Akh…bodoh amat dengan komentar orang, yang penting saat ini adalah anak yang ada dalam kandungan saya, bukan komentar orang laen. Dan saya yakin ini adalah keputusan terbaek. Mudah-mudahan saya segera menemukan solusi kegiatan pengganti selama cuti nanti….

2 thoughts on “Ketika Harus memilih…

  1. Salam Kenal mbak…
    Wah senangnya bertemu sesama wanita hamil dalam blog. Saya juga sedang mengandung 4.5 bln. Yah, sama senangnya dengan mbak saat ini (krn anak pertama). Namun, alhamdulillah kandungan saya masih memungkinkan utk bekerja. Jadi saya masih bekerja selama kandungan saya ini saya rasa masih cukup kuat saja.

    Namun, saya salut dgn keputusan yg mbak ambil utk cuti lebih awal. Menurut saya juga begitu, tidak ada yang lebih penting saat ini dibanding anak yg sedang kita nantikan saat ini. Ibaratnya, kita bekerja toh hasilnya nanti juga utk anak kita. Kalau tidak ada anak, utk siapa kita mencari nafkah? sedangkan suami juga sudah bekerja ya tho? Anak adalah segalanya buat sebuah keluarga.

    Saran saya, emm…cobalah kegiatan yg berhubungan dgn hobi mbak. Menanam bunga, membuat kue-kue atau menjahit misalnya. Semoga babynya sehat-sehat juga ya….

  2. buat saudariku ikha, makasih dah mampir n kasih koment nya. Alhamdulillah mulai februari (besok) saya akan masuk kerja lagi. Ini karena kebijakan pimpinan yang berkenan memindahkan saya ke bagian yang lebih ringan. Jadi mudah2an tidak mengganggu kehamilan saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s