Rakyat menangis, wakil rakyat terbahak…

Masih belum pulih sisa-sisa duka tsunami. Masih belum tuntas penanganan korban lumpur LAPINDO, datang lagi hilangnya pesawat dan tenggelamnya kapal, kecelakaan kereta api. Banjir pun tak luput menggenangi ibu kota, gagal panen dan harga beras melonjak tinggi.
Sebenarnya apa yang telah menimpa negara ini? dan kenapa bisa terjadi? dan kenapa juga harus rakyat yang menderita? Sementara para wakil rakyat sibuk memperjuangkan hak rapelan mereka. Sungguh sebuah kebobrokan moral yang luar biasa….!!!

Seandainya saja mereka (yang mengatas namakan wakil rakyat) punya sedikit hati nurani, dan menyadari bagaimana mereka menjadi kaya…saya yakin penderitaan rakyat tak akan seperti ini. Tapi tidak dengan kenyataannya. Disaat rakyat kelaparan, mereka justru menikmati uang rakyat…

Wah, wah…apa semua wakil rakyat sampai nanti juga akan tetap seperti itu? kalo begitu buat apa kita ikut pemilu dan memilih wakil kita di DPR? benar-benar tak ada gunanya…Karena keberadaan mereka, bukannya untuk memperjuangkan rakyat, tapi malah makan hak rakyat….

Saya bukan ingin memprofokasi siapa-siapa untuk memboikot pemilu. Tapi mari kita renungkan, untuk apa kita ikut pemilu kalo gak ada gunanya?? Atau perlu ada pelatihan moral bagi calon-calon legislatif kita? Tapi pelatihan apapun dan selama apapun diadakan, jika hati nurani mereka tidak tersentuh…lalu buat apa?

Sebagai rakyat biasa, saya hanya berharap dan berdo`a semoga para wakil rakyat itu sadar dan berbagi hasil dengan rakyat, agar kesengsaraan rakyat terkurangi. Atau kalo tidak saya berdoa semoga kita para rakyat kecil sabar dan kuat menerima segala cobaan hidup ini. Dan mungkin inilah resiko kita jadi warga negara Indonesia…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s