Lulus ASI

Alhamdulilah, satu cita-cita untuk memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan sudah terlampaui. Akhirnya lulus juga pemberian ASI 2 tahun.

Banyak cerita dan kisah dalam perjalanan 2 Tahun ini. Terutama pada perjuangan 6 bulan pertama ASi ekslusif. Apalagi sebagai ibu bekerja yang harus berjuang menyediakan stock ASI selama ditinggal bekerja. Masih teringat ketika harus pumping ASI di sela- sela jam kerja. Belum lagi kalau stock menipis saya harus bangun tengah malam untuk pumping. Dan ada satu kisah menyedihkan dalam perjuangan ASI ekslusif ini. Tepatnya saat hasbi umur 5 bulan. Dimana konsumsi ASI nya meningkat drastis tetapi tidak diimbangi dengan stock ASI yang mencukupi. Saat itu saya nangis sedih, kecewa dan merasa bersalah karena telah gagal memberikannya ASI ekslusif. Alhamdulillah, dengan semangat dan dukungan suami masa itu terlewati dan ASI ekslusif 6 bulan dapat saya berikan.

Dari perjuangan pemberian ASI ekslusif untuk hasbi, saya akhirnya dapat membuat beberapa poin yang harus diperhatikan ibu menyusui agar pemberian ASI ekslusif berhasil.

  1. Niat dan keinginan yang kuat. Ini menjadi poin utama dalam rencana pemberian ASI ekslusif. Harus ada niat dan keinginan yang kuat dari diri calon ibu untuk memberikan ASI untuk bayinya. Niat dan keinginan ini harus terus pelihara selama masa kehamilan. Sehingga sang calon ibu sudah tersugesti mampu memberikan ASI ekslusif untuk bayinya.
  2. Motivasi. Motivasi dalam memberikan ASI ekslusif bisa di dapatkan dari mana saja. Dari diri sendiri, keluarga, suami, bahkan dari artikel- artikel tentang manfaat dan kelebihan ASi ekslusif untuk bayi yang bisa kita dapatkan dari koran, majalah ataupun dari internet. Semakin banyak pengetahuan kita tentang manfaat ASI dan semakin banyak dukungan untuk memberikan ASI ekslusif, maka kita akan semakin termotivasi untuk memberikan ASI ekslusif pada bayi kita.
  3. Menjaga kesehatan dan pola makan. Busui (Ibu Menyusui) harus selalu menjaga kesehatan dan pola makan. Karena dengan tubuh yang sehat dan pola makan yang baik, kita akan mampu memberikan ASI dengan fit dan penuh energi. Dengan badan yang sehat maka bayi juga akan sehat, karena busui yang sakit apalagi sakit yang disebabkan karena virus misalnya flu akan mudah tertular pada bayi kita. Pola makan yang baik akan menambah daya tahan tubuh kita, tentu saja harus diimbnagi dengan istirahat yang cukup.
  4. Hindari stres. Stres dapat menjadi pemicu utama kegagalan pemberian ASI ekslusif. Karena ibu yang stres dapat menurunkan produksi ASI, mengurangi daya tahan tubuh, sapai pada menyebabkan hilangnya semangat memberikan ASI. Jadi selain kondisi fisik, kondisi psikis ibu menyusui harus tetap dijaga.

Semoga bermanfaat dan semoga sukses untuk para pejuang ASI ekslusif!!20141231_0638492014-11-19 13.59.5820150110_141915

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s