Ketika Tulisan di Terbitkan

Andai saja saya serius belajar menulis sejak dulu pasti sekarang tulisan saya sudah beredar dimana- mana, hahahah *positive thinking. Apalagi saya dikelilingi oleh lingkung penulis. Saya juga bekerja di Perpustakaan kampus yang tak jauh dari buku- buku sebagai bahan rujukan. Tapi apalah daya kekuatan mtulisan1alas saya melebihi kekuatan keinginan saya untuk belajar.

Padahal saya mulai nge blog sejak Tahun 2006. Seharusnya hobby nge blog itu bisa saya kembangkan menjadi tulisan yang lebih baik. Kalau sekarang baca tulisan- tulisan di blog yang dulu saya tulis rasanya malu karena sususnan kalimat yang amburadul. Bukan berarti sekarang sudah baik tapi lebih baik lah versi saya…#maluu

Btulisan2uat saya menulis adalah cara yang lebih bijak daripada   berbicara. Tentu saja akan beda jika dalam konteks yang lain. Tapi untuk menuangkan ide dan pikiran atau menganalisa sebuah wacana menulis lebih efektif.

Bukannya kata pepatah tak ada kata terlambat untuk belajar?. keseriusan saya untuk menulis saya buktikan dengan diterbitkannya tulisan- tulisan saya di media cetak. Walaupun belum level nasional dan masih banyak editan oleh sang editor tapi saya sedikit bernafas lega dengan hasil belajar menulis saya. Satulisan3ya tidak akan puas sampai disini saja. Belajar dan terus belajar sampai tak ada lagi waktu dan kesempatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s