Sebuah refleksi

Ketika dia menyandingku…bahagiaku tak tertandingi karna kuyakin diapun akan membahagiakanku dan benar adanya, aku begitu nyaman bersanding denganmu… sampai kini kita memiliki seorang bidadari yang kita sayangi semoga doa itu tetap sama kita panjatkan “beribu…berjuta..dan tak terhingga syukur kami panjatkan…… Karena ridha-Mu, kami sempurnakan ibadah ini………………… Tanpa kenal lelah kami memohon…………….. Bimbing kami dalam kebersamaan…………….… Read More Sebuah refleksi

Please Don’t Cry…

   Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ?                                                          Kenapa kita menutup mata ketika kita menangis ? Kenapa kita menutup mata ketika kita membayangkan sesuatu ? Kenapa kita menutup mata ketika kita berciuman ? Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat Ada hal hal yang tidak ingin kita lepaskan Dan ada orang… Read More Please Don’t Cry…

Memberikan perhatian tidak perlu mahal…

“Ayah pakai baju ini ya…”atau “Ayah rambutnya lupa belum disisir tuh…”sering juga”ayah jangan lupa handphone n flashdisk nya”(suami saya sering lupa membawa dua benda tersebut yang sangat membantu pekerjaannya) itu kata-kata yang kerap kali saya ucapkan di pagi hari sebelum berangkat kerja…Disaat saya sibuk mempersiapkan diri sendiri yang kebetulan juga bkerja dan mempersiapkan anak yang… Read More Memberikan perhatian tidak perlu mahal…

Bila Istri Cerewet

Adakah istri yang tidak cerewet? Sulit menemukannya. Bahkan istri Khalifah sekaliber Umar bin Khatabpun cerewet. Seorang laki-laki berjalan tergesa-gesa. Menuju kediaman khalifah Umar bin Khatab. Ia ingin mengadu pada khalifah; tak tahan dengan kecerewetan istrinya. Begitu sampai di depan rumah khalifah, laki- laki itu tertegun. Dari dalam rumah terdengar istri Umar sedang ngomel, marah-marah. Cerewetnya… Read More Bila Istri Cerewet

Sepuluh Prinsip Membangun Rumah Tangga

Ada minimal sepuluh prinsip yang perlu dipegang guna menata kebahagiaan keluarga, yaitu : Prinsip pertama, tumbuhkan komitmen. Jika kebahagiaan kita pahami sebagai sebuah pilihan, maka modal pertama untuk mendapatkannya tentulah kemauan untuk bahagia. Tanpa komitmen, kesulitan dan persoalan mudah sekali menghancurkan keluarga.